Rabu, 04 Februari 2015

Amaliyah di Pagi Hari


Amaliyah di Pagi Hari

1.    Bangun pagi hari
Rasulullah saw, bersabda:
“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi terdapat barokah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan Bazzar)
2.    Shalat Subuh berjama’ah
Rasulullah saw, bersabda:
“Malaikat akan senantiasa memohonkan ampun dan rahmat untuknya, selama ia masih tetap berada di tempat shalatnya dan tidak berhadats. Malaikat berdo’a: “Ya Allah, ampunilah dia dan rahmatilah, Ya Allah, rahmatilah dia...” (HR. Bukhori dan Muslim)
Dalam hadits lain Rasulullah saw, bersabda:
“Barangsiapa shalat fajar (waktu subuh) berjama’ah di masjid, kemudian tetap duduk bers=dzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua roka’at (shalat dhuha), maka seakan-akan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR. Tirmidzi)
3.    Pebanyak dzikir.
Allah swt, berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab : 41)
Dari Abu Hurairah ra Rasulullah saw, bersabda:
“Barangsiapa mengucapkan dii waktu pagi dan petang “Subhanallah wa bihamdihi” seratus kali, maka tidak ada serang pun di hari kiamat yang datang membawa suatu kebaikan yang lebih baik darinya, kecuali orang yang mengucapkan hal yang sama atau lebih dari itu.” (HR. Muslim).
4.    Membaca Al-Qur’an
Allah swt, berfirman:
“Sesungguhnya  orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”.
“Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada merka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir : 29-30).
Dari Anas ra, Rasulullah saw, bersabda:
“Perbanyaklah memebaca Al-Qur’an dirumahmu, sesungguhnya rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur’an, sedikit sekali diumpai kebaikan dan akan banyak kejahatan, serta penghuninya selalu mersa sempit dan susah.” (HR. Baihaqi).
5.    Shalat Dhuha
Dalam hadits qudsi Rasulullah saw, bersabda:
“Allah swt, berfirman: Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, akrena denganshalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu sampai pada sore harinya.” (HR. Hakim dan Thabrani).
Dari Anas ra, Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang shalat dhuha duabelas rakaat, Allah akan buatkan baginya satu istana dari emas di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibn Majah).
Sabda Rasulullah saw.:
“Sesungguhnya di surga kelak terdapat pintu yang bernama adl-Dluha dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan, dimanakah orang-orang yang melanggengkan sholat dhuha, ini adalah pintu kalian masuklah kalian dengan rahmad Allah swt.” (HR. Thabrani).
6.    Bersedekah
Allah berfirman:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 261).
Rasulullah saw, bersabda:
“Bersegeralah dalam bersedekah, karena yang namanya bala’ tidak akan bisa mendahului sedekah.” (HR. Imam Baihaqi).
Dalam hadits lain Rasulullah saw juga bersabda:
“Tidaklah datang suatu hari (setiap hari), kesuali akan turun dua malaikat, salah satunya mengatakan:
“Ya Allah, berilah balasan pada orang-orang yang berinfaq.
Dan malaikat yang satunya lagi mengatakan:
“Ya Allah berilah kebinasaan pada orang-orang yang bakhil.” (HR. Bukahri dan Muslim).
7.    Bekerja atau mencari nafkah.
Rasuullah saw, bersabda:
“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barokah dan keberuntungan.” (HR Thabrani dan Bazzar)
Rasulullah saw juga bersabda:
“Barangsiapa yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya, maka sama dengan pejuang di jalan Allah ‘Azza Wa jalla.” (HR. Ahmad)
Rasulullah saw bersabda:
“Barangsiapa mencari harta dunia secara halal, sebagai upaya untuk menjaga diri dari meminta-minta, sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan  karena menaruh iba kepada tetangganya, dia akan menjumpai Allah dengan wajah bagaikan bulan di malam purnama.” (HR. Abu Nu’aim dan Baihaqi).
Rasulullah saw bersabda:
“Tidak ada makanan yang dimakan oleh seseorang, yang lebih baik dari makanan yang diperoleh dari usaha tangannya sendiri, karena Nabi Allah, Daud, makan dari hasil usaha tangannya sendiri.” (HR. Bukhori).

Sumber : Buletin Al-Mihrab


Tidak ada komentar:

Posting Komentar